Ada Apa Di Balik Lomba Tebak harga Yamaha Aerox 155?

Aerox 155 (gambar: http://www.yamaha-motor.co.id/aerox-155-vva/)
Aerox 155 (gambar: http://www.yamaha-motor.co.id/aerox-155-vva/)

Yang pertama dilihat konsumen dari suatu produk adalah desainnya, lalu dilanjutkan dengan spesifikasi teknologinya. Namun, tak jarang, harga menjadi pertanyaan pertama yang dilontarkan (calon) konsumen saat melihat suatu produk. Sepertinya, itu juga berlaku untuk produk otomotif, seperti sepeda motor.

Terkait produk otomotif, salah satu penguasa pasar sepeda motor di Indonesia, Yaitu Yamaha, telah mengeluarkan produk terbarunya, yaitu Aerox 155 VVA. Terkait harga produk yang dipasarkan tahun 2017 itu, Yamaha melakukan sayembara tebak harga. Ini menarik untuk dikaji, agak mendalam.

Awalnya, OTOnews memandang lomba tebak harga itu hanya sebagai strategi promosi. Namun, jika dikaji sedikit lebih mendalam dan agak “nakal”, maka ada hal yang sangat menarik dibalik itu. Semakin menarik, sebab lomba tebak harga Aerox 155 itu tak hanya berlansung satu kali, melainkan 2 kali. Tebak harga untuk Aerox 155 tipe standar dan tipe S (tipe tertinggi yang dilengkapi ABS). Periode pertama telah berakhir. Saat ini tengah berlangsung tebak harga periode kedua, yang mulai dibuka pada 26 November – 20 Desember 2016.

Pertanyaannya, motif apa saja di balik sayembara tebak harga Aerox 155? berikut analisisnya:

1. Yamaha Ingin Menampung “Saran” Masyarakat?

Satu-satunya lawan kuat Aerox 155 di segmen sepeda motor matic sporty adalah Vario 150. Sudah bukan rahasia, jika Vario menguasai pasar Matic, mulai dari Vario 110 cc hingga 150 cc. Nah, Yamaha ingin coba memasuki pasar Vario 150, melalui Aerox 155. Jelas itu bukan hal mudah, namun bukan hal yang mustahil. Untuk itu, Yamaha harus berhati-hati dalam menetapkan harga jual Aerox 155. Jika tidak, nasibnya akan sama dengan Aerox 125, tumbang!

Harga adalah pertimbangan penting bagi calon konsumen. Nah, melalui tebak harga ini, yamaha ingin menampung jawaban masyarakat terkait harga dan menjadi bahan pertimbangan untuk harga jual Aerox nantinya. Bisa jadi, jawaban dari masyarakat pada lomba tebak harga ini, dianggap sebagai saran dan harapan masyarakat terkait harga yang terjangkau. Meskipun, mungkin ada peserta lomba yang asal menebak, tetapi akan diketahui harga yang paling banyak dipilih masyarakat.

2. Petinggi Yamaha Indonesia Butuh “Kalkulator” Tambahan?

Ini masih berhubungan dengan dominasi pasar keluarga Vario. Bisa jadi, Petinggi Yamaha masih ragu dengan harga jual yang ditetapkan untuk Aerox 155. Meskipun tentunya, Petinggi Yamaha memiliki “kalkulator” yang sangat canggih untuk menghitung variabel yang mempengaruhi harga sepeda motor yang akan mulai dipasarkan tahun 2017 itu. Tetapi, sepertinya, Yamaha butuh tambahan “Kalkulator” dari masyarakat.

Variabel harga harapan dari masyarakat memang layak diperhitungkan. Sebab, teramat  penting untuk memberikan harga yang menarik dan terjangkau bagi masyarakat. Tujuannya jelas, agar masyarakat tertarik dan mampu membeli Aerox 155. Misalnya, pada lomba tebak harga Aerox 155 versi standar, jawaban masyarakat paling banyak pada rentang harga Rp 19 – 20 Juta. Mungkin, nominal harga itu bisa menjadi bahan pertimbangan Yamaha untuk menetapkan harga jual Aerox 155.

3. Yamaha Ingin Menepis Isu Persekongkolan Penetapan Harga Jual Sepeda motor di Indonesia

Kemungkinan ini akan terlihat setelah Yamaha resmi menetapkan harga jual Aerox 155 dan resmi memasarkan secara luas. Juga, jika kemungkinan (1) dan (2) benar terjadi. Maksudnya, jika lomba tebak harga memang benar untuk menampung saran dan harapan masyarakat perihal harga jual yang menarik untuk Aerox 155 dan Yamaha mengabulkan saran dan harapan itu. Maka, ini akan menjadi bukti kecil bahwa tidak ada persekongkolan antara Yamaha dan Honda terkait harga jual sepeda motor di Indonesia.

Hal ini bisa sedikit menepis tuduhan dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait persekongkolan “jahat” antara Yamaha dan Honda dalam menguasai pasar sepeda motor di Indonesia. Sederhananya “Dalam menetapkan harga jual Aerox 155, Yamaha tidak bersekongkol dengna Honda, melainkan dengan masyarakat”. Mungkin begitu. Mungkin!

Sepertinya, dugaan persekongkolan antara Yamaha dan Honda yang dituduhkan oleh KPPU, sedang dalam proses. Semoga segera mendapat titik terang.

4. Hanya Sekedar Promosi dan Mempengaruhi Masyarakat Untuk Menunda Membeli Sepeda Motor Lain?

Kemungkinan terakhir ini, adalah yang paling mungkin dan yang paling jelas penampakannya. Tak perlu diduga atau kemungkinan, jelas untuk mempromosikan Aerox 155 lebih awal, sebelum pemasaran resmi pada awal tahun 2017. Promosi melalui Lomba, bisa membuat masyarakat semakin penasaran dengan sosok asli Aerox 155. Khususnya, masyarakat yang memang ingin membeli sepeda motor matic yang sporty dan membuat mereka “menunda” membeli produk lain, menunggu Aerox 155.

Namun, sebagai konsumen/masyarakat, OTOnews berharap, semoga lomba tebak harga ini bukan sekedar promosi. Melainkan untuk menampung saran dan harapan masyarakat terkait harga jual sepeda motor. Sebab, harapan dan daya beli masyarakat, layak menjadi variabel yang menentukan harga jual sebuah produk, termasuk Aerox 155. Semoga.

Berminat mengikuti lomba tebak  harga Aerox 155? Coba kunjung laman Facebok Motor Yamaha Indonesia. Hadiahnya lumayan menarik lho, yaitu 2 Samsung 360 camera. Selamat Mencoba.

Artikel Terkait:

Inilah Jagoan Baru Yamaha, Aerox 155 VVA

Perang Pasar Keluarga Yamaha Aerox dan Honda Vario

 

Facebook Comments
Sobat OTONEWS, Jangan lupa untuk share dan comment ya

2 thoughts on “Ada Apa Di Balik Lomba Tebak harga Yamaha Aerox 155?

  1. Clomid Accident Fausse Couche Vente Viagra Lyon Maximum Dose Amoxicillin viagra Precio Cialis Con Receta Medica Kamagra Shop Forum Amoxicillin Eye Reaction Kamagra Alcohol Is Keflex A Type Of Penicillin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *